Kenapa Penderita Maag Tidak Boleh Makan Makanan Tinggi Lemak?


Orang menggunakan sakit maag tentu sudah tahu bahwa mereka harus menghindari kuliner yang memiliki rasa asam dan pedas. Entah itu jeruk, lemon, tomat, cabe, dan sebagainya. Pasalnya, semua makanan tadi bisa menambah penumpukan asam & mengakibatkan naiknya asam lambung. Nyatanya, impak yg satu ini pula mampu timbul waktu Anda mengonsumsi gorengan juga kuliner tinggi lemak lainnya, lho. Bagaimana bisa? Simak informasinya berikut ini.

Makanan tinggi lemak bisa memperparah gejala maag
Tempe, kentang goreng, atau bakwan goreng mungkin tak jarang Anda pilih sebagai penyelamat perut lapar sebelum jam makan siang tiba. Akan namun, jika Anda acapkali bermasalah dengan gangguan asam lambung, kebiasaan makan gorengan dan makanan tinggi lemak ini sebaiknya dikurangi. Bahkan jikalau sanggup, segera tinggalkan jenis makanan ini menurut daftar makanan favorit Anda. Kenapa begitu?

Makanan tinggi lemak ternyata bisa memperparah tanda-tanda maag Anda, lho. Pasalnya, setiap jenis makanan tinggi lemak yang Anda makan membutuhkan saat lebih lama   buat dicerna. Nah, kandungan lemak ini harus dipecah menjadi partikel-partikel yang lebih mini   terlebih dahulu supaya sanggup diserap oleh usus halus.

Semakin lama   berada pada pada perut Anda, semakin banyak jua asam lambung yang akan didapatkan untuk membantu mencerna makanan tadi. Akibatnya, asam lambung ini akan terus naik sampai mencapai kerongkongan.

Pada saat yg bersamaan, makanan tinggi lemak pula akan memicu produksi hormon kolesistokinin secara hiperbola. Hormon kolesistokinin ini berfungsi buat mengendurkan sfingter esofagus bawah, yaitu katup berotot yg memisahkan antara kerongkongan dan asam lambung. Ketika otot ini jadi rileks alias mengendur, maka tentu nir ada lagi penghalang bagi asam lambung buat naik dan mulai mengiritasi kerongkongan.

Itulah sebabnya mengapa Anda dapat mengalami rasa mulas, sakit perut, & sensasi perih dan panas di dada (heartburn) selesainya makan makanan tinggi lemak. Ya, seluruh ini merupakan deretan tanda-tanda maag yg semakin parah.

Makanan tinggi lemak yg harusnya dijauhi
Nah, sekarang Anda mungkin ingin menghindari kuliner tinggi lemak dan berminyak demi mencegah asam lambung naik lagi. Namun, tunggu dulu. Ini bukan berarti Anda sahih-benar wajib  menghindari asupan lemak, lho. Sebab bagaimanapun, Anda tetap membutuhkan lemak sebagai cadangan tenaga pada tubuh. Hanya saja, Anda perlu memerhatikan jenis lemak tertentu yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi.

Seperti yg mungkin Anda sudah tahu, lemak terdiri dari 2 jenis yaitu lemak baik dan lemak dursila. Lemak baik yg diharapkan tubuh merupakan lemak tidak jenuh, sedangkan lemak jahat dan harus dihindari adalah lemak jenuh.

Daftar makanan tinggi lemak jenuh yang sebaiknya dihindari sang penderita maag pada antaranya:

- Kentang goreng, keripik kentang, popcorn, dan makanan yang digoreng lainnya
- Produk susu tinggi lemak, misalnya butter, susu, keju, & krim asam
- Es krim
- Daging sapi atau daging kambing
-  Pizza, burger, & kuliner cepat saji lainnya.
- Makanan berlemak yang masih dibolehkan
- asam lemak manfaat omega 9

Lantas, apa saja kuliner tinggi lemak yang boleh dikonsumsi sang penderita maag? Salah satu model makanan yang mengandung lemak baik merupakan minyak zaitun. Meski teksturnya cukup berminyak, minyak zaitun justru mengandung asam oleat, jenis asam lemak tidak jenuh yang baik buat mengurangi reaksi peradangan. Terlebih lagi, minyak zaitun jua mengandung asam lemak omega 3 dan 6 yang baik bagi kesehatan jantung & pembuluh darah.

Selain itu, Anda juga boleh mengonsumsi alpukat, kacang walnut, dan biji rami (flaxseed) yg juga kaya akan lemak tak jenuh. Tenang, seluruh makanan tadi kondusif dikonsumsi bagi Anda yg punya perkara lambung.

Dengan memilih makanan yg sempurna, Anda akan lebih bisa mengendalikan gejala maag dan mencegahnya kambuh lagi. Apabila tanda-tanda maag Anda tidak juga membaik meski telah menghindari kuliner tinggi lemak, sebaiknya konsultasikan ke dokter buat penanganan lebih lanjut.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kenapa Penderita Maag Tidak Boleh Makan Makanan Tinggi Lemak?"

Post a Comment