Kacang adalah salah satu jenis kuliner bisa menciptakan segelintir orang mengalami reaksi alergi. Biasanya, orang yang punya alergi kacang akan mudah mengalami kulit gatal, bengkak, ruam, hingga sakit perut sehabis makan kacang – meskipun hanya sedikit. Padahal, kacang kedelai & olahan susunya termasuk sumber protein tinggi yang baik buat kesehatan. Lantas, bolehkah penderita alergi kacang mengonsumsi susu kedelai? Berikut penjelasannya.
Alergi kacang, apakah jua alergi kacang kedelai?
Pada dasarnya, kacang tanah dari berdasarkan keluarga legume yang setara dengan kacang polong, kacang kedelai, & jenis kacang lainnya. Itulah kenapa, banyak orang yang berpikiran apabila Anda punya alergi kacang tanah, maka Anda juga akan mengalami reaksi alergi yg sama kalau berani mencoba makan kacang kedelai.
Terlebih lagi, protein alergen yang tersimpan di dalam setiap kacang cenderung sama sebagai akibatnya mungkin saja akan menimbulkan reaksi alergi bila Anda mencoba makan kacang kedelai. Tetapi, apa benar begitu?
Jawabannya adalah tidak selalu. Kalau Anda punya alergi kacang tanah, bukan berarti Anda niscaya akan mengalami alergi kacang kedelai; begitu jua sebaliknya.
Meskipun asal dari famili yang sama, reaksi alergi dalam kacang tanah menggunakan kacang kedelai bisa saja tidak selaras, seperti dikutip dari Verywell. Hal ini diperkuat oleh pernyataan dari American College of Allergy, Asthma, and Immunology (ACAAI) bahwa jenis alergen pada kacang tanah & kacang kedelai ternyata tidak sama dan tidak bekerjasama. Jadi, sanggup saja orang lain mengalami alergi sesudah makan kacang tanah, sementara Anda tetap baik-baik saja sesudah makan kacang kedelai.
Lain halnya bila Anda mengalami alergi udang, maka Anda umumnya akan mengalami reaksi alergi yang sama sehabis makan kerang, kepiting, atau lobster. Beda dengan kacang, protein alergen yang masih ada pada jenis makanan laut cenderung sama dan memberikan respon alergi yg sama juga. Fenomena ini dikenal sebagai reaktivitas silang (cross-reactivity).
Bolehkah minum susu kedelai apabila alergi kacang?
Sederhananya, orang menggunakan alergi kacang boleh saja mengonsumsi kacang kedelai bersama produk olahannya seperti susu kedelai. Hal ini berlaku juga buat anak-anak.
Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan sang Gideon Lack & timnya tahun 2003, anak menggunakan riwayat alergi kacang tidak menerangkan reaksi alergi yang hiperbola selesainya diberikan susu formula berbahan dasar kedelai atau susu kedelai murni. Gejala kulit gatal, ruam, & kemerahan pada kulit anak memang bermunculan, tapi tubuhnya masih sanggup menolerir reaksi alergi ini. Justru, mereka mengalami reaksi alergi yang cukup parah hingga tujuh kali lipat selesainya diberikan minyak kacang tanah.
Namun, penelitian lain yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Allergy Immunology justru membicarakan hal yang kebalikannya. Orangtua malah dianjurkan buat stop menaruh susu formula berbasis kedelai dalam anaknya. Pasalnya, kandungan kedelai dalam susu dapat meningkatkan risiko alergi kacang pada anak yang sistem pencernaannya sensitif.
Jadi singkatnya, reaksi alergi terhadap kacang kedelai bisa berbeda-beda pada setiap orang. Hal ini balik lagi pada syarat sistem kekebalan tubuh masing-masing orang. Bisa saja Anda merasa baik-baik saja sehabis minum susu kedelai, sementara orang lain mengalami reaksi alergi yang cukup mengganggu.
Konsultasi ke dokter merupakan solusi terbaik
Sebelum mencoba minum susu kedelai, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter buat mencegah reaksi alergi yg mungkin timbul. Dokter akan melakukan sejumlah inspeksi, mulai berdasarkan tes darah, tes sensitivitas kulit, hingga tes kuliner buat memastikan apakah Anda pula mengalami alergi kacang kedelai atau tidak. Prosedur ini berlaku juga bagi anak Anda yg punya alergi terhadap kacang.
Pada dasarnya, anak hanya boleh diberikan ASI eksklusif saja sampai dia berusia enam bulan, seperti yg dianjurkan oleh American Academy of Pediatrics. Apabila ada kondisi tertentu yang membuat pemberian ASI tertentu jadi tidak aporisma, entah itu lantaran ASI sedikit atau anak alergi ASI, maka sebetulnya susu kedelai bukanlah solusi utamanya.
Terlebih bila si mini punya alergi kuliner tertentu, maka sebaiknya tanyakan ke dokter mengenai pengganti susu yang tepat buat anak Anda. Biasanya, dokter akan menyarankan susu formula hipoalergenik buat memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil.

0 Response to "Bolehkah Minum Susu Kedelai Kalau Punya Alergi Kacang?"
Post a Comment